ARTIKEL TENTANG MAKALAH PKL DI PUSAT SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI KEUANGAN

Tugas Kelompok Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Anggota Kelompok :    Alfisahri Marsa
                                        Dava Manggala Putra
A. Latar Belakang Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan 

   Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan mempunyai tugas mengoordinasikan, menyusun dan melaksanakan kebijakan dan layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan mengelola infrastruktur dan fasilitas pusat data, jaringan komunikasi data, aplikasi, basis data, keamanan informasi, dan jabatan fungsional pranata komputer.

   Dalam melaksanakan tugasnya Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan melalui Sekretaris Jenderal.

Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan mempunyai Visi dan Misi, antara lain :

• Visi
“Menjadi penggerak utama transformasi TIK yang berkelanjutan menuju terwujudnya visi Kementerian Keuangan”  

• Misi
1. Membangun sistem informasi manajemen keuangan yang terintegrasi sempurna;
2. Menyediakan dukungan TIK terhadap corporate service yang efisien;
3. Menjadi inisiator dan koordinator dalam penerapan tata kelola TIK yang optimal;
4. Menyusun rencana strategis dan pengembangan TIK yang berkualitas;
5. Menjadi koordinator dalam pengelolaan dan operasional TIK kementerian keuangan secara efektif dan efisien;
6. Melakukan pembinaan dan koordinasi dalam pengelolaan Jabatan Fungsional Pranata komputer (JFPK) Kementerian Keuangan.

Struktur Organisasi Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan :
 

B. Tujuan Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan

1. Memenuhi Prinsip Cepat
Sistem informasi finansial yang dibentuk harus mengisi prinsip cepat, maksudnya merupakan bahwa standar akuntansi finansial harus dapat untuk meluangkan data yang dibutuhkan tepat pada waktunya dan bisa memenuhi keperluan “tepat masa-masa dan mengisi kebutuhan”.

2. Mempunyai Prinsip Aman
Sistem informasi finansial yang dibentuk harus memiliki prinsip aman, maksudnya merupakan bahwa sistem informasi finansial harus menolong menjaga harta kepunyaan perusahaan, guna dapat menjaga ketenteraman harta kepunyaan perusahaan maka sistem informasi akuntansi finansial harus dibentuk dengan atas pertimbangan pengawasan-pengawasan intern.

3. Mempunyai Prinsip Aman
Sistem informasi finansial yang dibentuk harus memiliki prinsip murah, maksudnya merupakan bahwa ongkos untuk mengadakan sistem informasi finansial harus bisa ditekankan sampai-sampai relatif tidak mahal.

C. Model Sistem Informasi Keuangan

Berikut ini ialah model dari sistem informasi keuangan, sebagai berikut:

1. Subsistem Input Keuangan :
  1. Sistem Informasi Akuntansi, meluangkan data input bagi software keuangan
  2. Subsistem Audit Internal, menolong SIA dalam meluangkan data dan informasi internal dengan riset khusus yang dilaksanakan auditor terkenal.
  3. Subsistem Intelejen Keuangan, mengoleksi informasi dari unsur – unsur lingkungan yang memprovokasi arus duit masyarakat keuangan, pemegang saham dan empunya serta pemerintah.

2. Subsistem Output Keuangan :
  1. Sistem Peramalan, mengerjakan peramalan jangka panjang 5- 10 tahun kedepan untuk meluangkan dasar untuk perencanaan dasar untuk perencanaan strategis.
  2. Subsistem Manajemen Dana. Berkaitan dengan arus uang melewati perusahaan.
  3. Pengendalian, Menyiapkan perkiraan operasi tahunan dan lantas menyediakan informasi umpan balik untuk manajer sehingga mereka bisa memantau ongkos actual dikomparasikan dengan anggaran.

D. Praktek Kerja Lapangan di PUSINTEK 

    Dalam Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PUSINTEK yg di lakukan selama 6 Bulan, Banyak beberapa kegiatan yg kami lakukan, ada nya kegiatan sebagai berikut ketika PKL :
- Crimping Kabel LAN.
- Narik Kabel LAN.
- Mengkonfigurasi Mikrotik.
- Monitoring Jaringan.
- Instalasi Kabel LAN.
- Mengecek dan mendata Cisco di Excel.


             Kegiatan mengkonfigurasi Cisco, Mikrotik